16.11.19

Jenis Pompa Air Yang Sering Digunakan

Ada beberapa jenis pompa air yang sering digunakan dan beredar di pasar. Tentu jenis pompa air tersebut akan sangat tergantung dengan fungsinya. Dengan mengenal berbagai jenis pompa air, kita bisa memilih pompa air yang mana yang tepat digunakan untuk membantu pekerjaan kita.

Berikut ini jenis pompa air dan kegunaannya serta cara memilihnya agar tidak salah beli.

1. Pompa Air Dangkal (Sanyo)



Pompa air dangkal adalah pompa air yang paling banyak digunakan di rumah-rumah. Pompa air jenis ini memiliki daya hisap dan dorong yang cocok untuk sumur yang sumber airnya tidak dalam.

Spesifikasi umumnya, jenis pompa air ini dapat menghisap dengan baik untuk kedalaman sumur sekitar 10 meter. Dan daya dorong keatas berfungsi baik maksimal di ketinggian 7 meter.

Jadi, jika Anda membuat sumur dengan kedalaman maksimal 10 meter, maka bisa menggunakan pompa dangkal sebagai solusinya. Nah, bagaimana jika lebih dari 10 meter dan tetap ingin menggunakan pompa ini. Solusinya pompa ditaruh ditengah kedalaman sumur, sehingga masih dalam jangkauan daya hisap dan dorong pompa.


2. Pompa Air Dalam (Jet Pump)


Nah, jika sumur Anda ternyata harus menyedot air yang lebih dalam dari 10 meter, maka perlu Anda pertimbangkan dengan menggunakan jenis pompa air dalam. Pompa jet pump ini bekerja dengan daya hisap dikedalaman 10-20 meter. Sedangkan daya dorong keatas sekitar 10 - 15 meter.

Untuk mengetahui detail daya hisap dan dorong, bisa dilihat dari spesifikasi teknis yang biasanya tertera pada speifikasi mesin pompa. Jadi pada dasarnya setiap mesin pompa memiliki spesifikasi masing-masing.


3. Pompa Air Celup

Pompa air celup (Siebel & Submersible) adalah pompa air yang didesain dapat dicelup didalam sumur bor. Setelah dilakukan pemboran dengan kedalaman tertentu, selanjutnya pompa ditaruh didalam lubang pengeboran dengan kedalaman tertentu.

Pompa air celup ini didesain seperti kapsul dengan bagian bawah memiliki baling-baling yang berfungsi menghisap air tanah. Sedangkang bagian atas berfungsi sebagai daya dorong keatas. Pada hari ini, banyak sumur bor menggunakan pompa celup jenis ini, karena lebih praktis dan relatif tahan lama.





4. Pompa Air Portable
Pompa air portable biasanya banyak digunakan untuk kebutuhan pertanian dan pengurasan air. Hal ini karena pompa portable bisa dipindah dengan mudah. Orang umumnya menyebut pompa jenis ini dengan nama pompa diesel.

Pompa jenis ini memiliki daya dorong dan hisap yang tidak terlalu kuat, karena pada prinsipnya hanya memindahkan air dengan ketinggian yang tidak terlalu tinggi.









5. Pompa Air Booster
Pompa jenis ini adalah pompa yang berfungsi sebagai pompa pendorong air. Tidak memiliki daya hisap yang kuat, karena memang didesain hanya untuk memperkuat dorongan air. Penggunaan pompa ini seperti menaikkan air dalam ground tank ke tandon air yang lebih tinggi.

Demikian jenis pompa yang banyak digunakan, semoga Anda tidak salah dalam memilih pompa.

Jagobor Bandung
Spesialis Sumur Bor